Senin, 27 September 2010

E-Novel (electronic novel) part 12

Ahirnya, setelah kurang lebih 23 menit, kami sampai di sekolah tercinta. Aku dan Sela memasuki kelas 7d dan melihat ada Aca, Galih, Deni yang mengobrol, dan ada juga anak-anak yang lainnya yang sibuk sendiri. Kuletakan tas ku di sebelah Deni, dan Deni di sebelah Galih, Aca di belakang Deni, dan Sela di belakang ku. Kurasa, nanti Oni duduk di sebelah ku.

"Ran, Sel, berangkat bareng?" kata Aca
"Yo'i dong." kata ku
"Wiih, seru ya. Yang rumahnya deketan. Iya sih tuuh" kata Galih
"Hehe, kalo mau berangkat bareng, bilang aja kali Lih. Kan kita juga masih searah" kata Sela
"He.. Boleh kaga? Kalo boleh, hari ini pulang bareng yok" kata Galih
"Ayok ayok aja saya mah, gimana Ran?" kata Sela
"Eh, ya okelah kalo begitu" kata ku

Dan kami mulai mengobrolkan obrolan-obrolan lain mengenai sekolah baru kami ini, temen-temen yang belum akrab, guru-guru, dan yang bersangkutan dengan sekolah ini. Kurang lebih 7 menit setelah aku datang, Oni pun sampai di sekolah. Kami pun menyambut kedatangan penuh keceriaan, dan setelah 3 menit Yega dateng deeh.
Karena cuma bisa ngobrol, kami pun ngobrol, ber tujuh kami ngobrol dan ga kerasa udah bel ajalah.

TENG TONG TENG

"Yaah, udah bel. Ga bisa ngobrol lagi deh" kata Aca
"Ga apa-apalah, nanti juga kan bisa ngobrol" kata Galih

Ga lama setelah bel bunyi, sang kaka kaka baik hati pun datang (em..)

"Hola amigos!" kata ka Riko
"Ape sih lu Ko?" kata ka Sinta
"Oke semuanya. Sekarang kan udah sekarang. Eh, maksudnya, udah itu ajalah ya. Pada ngerti kan maksudnya?" kata ka Putri
Sunyi
"Jadi pokonya.. Gitu ajalah. Gimana yah? Bingung jelasin nya" kata ka Putri
"LUPAKAN" kata ka Yasmin
"Nah, bener tuh, dengerin aja kata ka Yasmin, lupakan! hehehe" kata ka Putri

Meskipun emang kaka kaka nya itu geje, tapi kalo menurut saya, kaka kaka nya tetep aja sebenernya baik banget, dan seru seru. Geje geje gitu juga seru tauu..

"Nah, semua nya. Kita mau ngapain yah?" kata ka Riko
"Main lagi mau ga?"
"Boleh sih, tapi nanti jam 9 udah mulai nyiapin yang buat nginep itu tuh" kata ka Yasmin
"Iya yah. Kalo gitu polling nya kapan?" kata ka Sinta, sambil memelankan suaranya
"Hari ini aja kali ya. Biar besoknya udah tenang gitu" jawab ka Yasmin dengan suara pelan juga

"Okelah semuanya, kita mau main permainan bikinan ka Putri aja ya" kata ka Putri
"Eh, main apaan?" kata ka Riko
"Permainan ciptaan saya dong. Jadi, cara mainnya gini. Kaka sebut satu kata, terus kalian ngikutin ucapan kaka, kalo udah kaka sebut kata lagi, terus kalian ngulangin lagi, sampai banyak, tapi di terahirnya, kaka bakalan nanya, contoh 'kata ke2' terus kalian bilang kata ke2 yang kalian ucapin tadi. Ngerti ga?"
Seperti biasa, Sunyi

Sebentar suasana sunyi banget, semua bengong ngeliat ka Putri. Tiba-tiba..
"Oh, iya! Gua ngerti! Gua ngerti! jadinya ngulangin-ngulangin kata, terusnya ditanya kata yang keberapa gitu kan?" kata ka Riko
"Oh, gitu.. Iya, saya juga ngerti" kata ka Yasmin
"Oh, oh, oh. Iya, sama, gue ngerti!"
"Nah, iya iya. Bener. Yess, pada ngerti" kata ka Putri
"Sekarang kalian pada ngerti ga?" kata ka Riko pada murid-murid 7d
Sunyi lagi deeh (Abisan bingung mau ngomong apa)

"Kita contohin ya" kata ka Riko
"Saya yang ngomong ya Ko" kata ka Yasmin
"Okeh, silahkan dimulai Melati.."
"Ayam" kata ka Yasmin
"Ayam" kata kaka lainnya
"Meja"
"Meja"
"Sapi"
"Sapi"
"Kata pertama!" kata ka Yasmin
"Ayam!" kata kaka lainnya
"Yeeee! Nah, sekarang udah pada ngerti belom?" kata kaka kaka yang heboh itu
"Udah, udah!" jawab beberapa anak

Tapi masih ada beberapa anak lagi yang masih bengong, kayanya sih ga ngerti. Salah satunya Deni.
"Ngerti ga Den?" kata ku
"Eh, yaah, di ngerti-ngerti-in aja deh" kata Deni

"Kaya nya masih ada yang belom ngerti deh, mau dicontohin sekali lagi ga?"
"Maooo" kata murid yang masih bingung

"Gini nih, ka Riko yang ngomong ya" kata ka Riko
"Sok lah" kata yang lainnya
"Curut" kata ka Riko
"Curut" kata kaka lainnya
"Weddush" ka Riko
"Weddush" ka lain
"Cecak" Riko
"Cecak" Lain
"Soto" Riko
"Soto" Lainnya
"Kata kedua" kata ka Riko
"Ehm.. Apa ya. Euh! Itu, Weddush!" kata ka Sinta dan disusul oleh ka Putri dan ka Yasmin
"Oooh.."

Bersahutan terdengar suara 'Ooh' dari segala penjuru kelas. Dan kaka kaka itu pun sudah mulai yakin bahwa seluruh murid asuhan nya ini sudah mengerti permainan ciptaan ka Putri ini.

"Naah, udah pada ngerti kaan? Mau main kaan?" kata ka Putri
"Mauuuuuuuuu" Sorak sorai anak-anak keras sekali
"Woy, woi, WOOOOIII! Dieem!"

Sunyi (Lagi)

"Nah, udah tenang kan. Nanti jawab nya ditunjuk yaa. jadi ga semua nya jawab barengan" kata ka Putri
"Oke deh" kata sebagian anak murid 7d
"Hem, mulai yaa. Yoyo" kata ka Putri
"Yoyo"
"Teh"
"Teh"
"Semen"
"Semen"
"Tongkat"
"Tongkat"
"Bulu"
"Bulu" kata anak-anak
"Kata ke-empat!" kata ka Putri

Sejenak anak-anak tampak berhitung, sunyi seeekali.. Setelah sedikitnya kurang lebih 23 detik, anak-anak mulai tersenyum, menandakan tau jawabannya.

"Nah, kamu boleh dong. Ayo apa jawabannya?" kata ka Putri
Wew, pilihan pertama ka Putri ternyata anak yang kurang beruntung, dan namanya adalah Yega!

"Ehm. Saya ka?" kata Yega ragu
"Iya dong. Boleh minta jawabannya?"
"Emm.. Eeh.. Jawabannya itu.. Tongkat?" Jawab Yega dengan sangat ga yakin
"Hem? Tongkat? Yakin lo?" kata ka Putri dengan nada yang kurang meyakinkan
"Iya ka, iya."
"Waah, kamu adalah orang yang akan menangis"
Deg, sunyi senyap. Hati Yega dapat diperkirakan ada dalam kondisi yang sangat kritis.
"Karena, kamu berhasil menjawab dengan benar!! Yeee!"

Dan apa kalian tau kelanjutannya? Kata-kata ka Putri emang gak bohong. Yega nangis! Pada saat itu juga. Dia guling-gulingan di lantai, ngegelinding maju mundur, ber air mata, sujud syukur berkali-kali, dan matanya sampe merah gara-gara nangis nya puaas banget.

"Eh, eh, eh. jangan nangis beneran dong" kata ka Putri panik
"Eh, Put. Gara-gara lo nih" kata ka Sinta
"Ih, maap dong. Kan tadi cuma becanda"
"Makasih kaaa.. makasiiih, huaaahaaaa" kata Yega pada ka Putri sambil terus menangis
"Iya, iya. Makanya udah dong nangis nya. Kan tadi cuma permainan"
"Ehk, ek, iya ka..a.. makasih ya.." Yega pun mulai tersenyum dan duduk kembali di kursinya

Setelah Yega ditenangkan oleh Galih, Kaka kaka itu tampak merundingkan sesuatu. Dan, meskipun niat mereka mau bisik-bisik-an, tapi tetep aja suara nya kedengeran meski ga teralu jelas. Garis besar nya gini aja

"Eh, tuh anak beneran cowo bukan sih?" kata ka Putri
"Iya, gue kira, reaksinya ga kaya gitu" kata ka Riko
"Yaah, mungkin dia emang cowo sensitif, hihi" kata ka Yasmin
"Yah, mahluk apapun dia, dia tetep anak didik kita, pokonya sekarang kita lanjutin aja mainnya"
"Tapi saya ga yakin sekarang" kata ka Yasmin
"Gara-gara kamu takut ada yang histeris lagi?" kata ka Sinta
"He'em. Bener banget."
"Kan dia satu-satu nya cowo cengeng. Yang lainnya nggak kali" kata ka Sinta
"Tapi kayanya langsung polling aja deh. Perasaan gue juga jadi ga enak" kata ka Riko
"Yaa, kalo emang gitu, yasudah" kata ka Sinta

Parah yah? Sampe segitunya ngomongin ade kelas. Padahal kan kasian si Yega. Tapi emang terlalu lebay juga sih si Yega nya. Tapi tetep aja kasian. Yaah, pokonya salah Yega dan salah kaka nya juga.

"Karena sekarang udah mendekati jam 9, maka kita langsung ambil polling aja ya."
"Polling apa ka?" tanya salah seorang murid
"Kalian polling siapa kaka yang paling baik, paling bijaksana, paling gokil, lucu, paling aneh, dan paling ga disukai"
"Apa aja tadi ka? Bisa diulangi?"
"Nih, di tulis di papan tulis ya"

Kubaca tulisan di papan tulis :

Kalian tulis di kertas selembar!
Kaka yang paling..
Baik : (contoh:ka Riko)
Bijaksana :
Gokil :
Lucu :
Aneh :
Ga suka :
Tulis masing-masing pilihan satu kaka pembina, go boleh ga diisi, ga boleh dua orang kaka pembina.
Abis itu, dibawahnya tulis :
Kesan :

Pesan :

Dan kumpulkan tanpa tulis nama.

Abis itu, langsung semua murid nyatet tulisan di papan tulis itu, dan mulai mengisi nama kaka kakanya. Kalo menurut ku sih yang paling baik ka Sinta, bijaksana ka Yasmin, gokil ka Riko, lucu ka Putri, aneh ka Putri, ga suka sih sebenernya ga ada, tapi karena wajib, tulis ka Riko aja deh. (Maap maap banget ya ka).

Setelah kurang lebih 20 menit, kami, semua murid 7d sudah diwajibkan mengumpulkan kertas kesan dan pesan kami itu. Dan kami megumpulkannya.

Komentar para kaka kaka nya lucu lucu. Ada yang bilang, 'wih, Riko paling aneh nih yee' ato gak ' yess.. aku paling baik/lucu' dan lain-lain, ekspresinya lucu lucu aja pokonnya, kalo dapet yang jelek langsung marah kesedih-sedihan gitu, kalo dapet yang bagus, langsung nyombongin diri deh.



Nah, part 12 nya udah habis
Semoga pada seneng ya..
Maaf jelek banget ceritanya :p
Maaf ga ketemu-ketemu inti permasalahannya
maaf banget kebanyakan ngoceh
maaf juga soalnya part nya sedikit sedikit
Intinya Mohon Maaf Lahir Batin ajalah
Makannya jangan menyerah, jangan
putus asa, nantikan terus kelanjutannya
di "Menu Blog"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar