"Oke, semua kelompok udah dapet nama belom?"
"Udah ka"
"Nah, bagus. Sekarang sebutin nama kelompoknya, sama artinya. Soalnya, setiap nama pasti punya arti dong. Ya nggak?"
"Iya ka"
"Oke, mulai dari kamu"
"The Mystery Team"
"Wuih, keren tuh, apa artinya?"
"Yaa, Tim Misteri ka."
"Maksudnya, kenapa milih nama The Mystery Team itu?"
"Oh, soalnya kita semua suka yang misteri misteri ka, yang kasus kasus gitu ka"
"Nah, sekarang kamu, kelompok yang belakang nya"
"Namanya AcakAcak"
"Wah. Kenapa tuh? Apa kelompoknya acak-acakan?"
"Betul itu ka, kelompok ini mah amburadul, acak-acakan banget ka"
"Haha, yaudah. Ayo sebelahnya"
"Kalo kita nama kelompoknya Bikerss"
"Hemm, gara-gara pada hobi main sepedah?"
"Bukan ka, itu gabungan nama kita ka, tulisannya be i ka e er es es ka, es nya dua. Jadi Baya, Ilo, Karan, Etta, Rady, Soraya, sama Sulfa"
"Welaah, boleh nih." kata ka Sinta
"Lanjut. Yang terahir" kata ka Yasmin
"Emm, nama kelompok kita, Dygosar" kata Galih
"Apa itu? Gabungan nama juga?"
"Iya ka" kata Galih
"Sebutin siapa aja" kata ka Riko
"Em, Deni, Yega, Galih, Oni, Sela, Aca, Runi"
"Oke, bagus juga" kata ka Putri
"Nah, abis ini tentuin sendiri ketuanya dan lain-lain nya, bentar lagi kita pulang, tunggu bel aja sekarang. Sambil diskusi ketua kelompoknya" kata ka Yasmin
Anak-anak pun pada sibuk sekelompok, tapi ada juga anak yang sibuk sendiri. Yah, pada nge-diskusi-in ketua kelompok nya lah, ada yang diskusi tentang kaka kaka nya lah, ada yang cerita-cerita pengalaman liburan kemaren, ada yang tidur saking capek nya kali ya. Pokonya macem-macem ajalah, tapi Dygosar sedang sepakat-sepakatnya memilih Galih sebagai ketua, secara dia KM, dia yang pinter ngomong, yaah, gitu deh. Berorganisasi, cocok jadi OSIS deh.
"Jadi, sekarang udah pasti dan udah di tentuin, ketuanya Galih" kata Yega
"Yaah, mau gimana lagi? satu lawan banyak, ya menang banyak lah"
"Hahaha"
Kami tertawa dan mengobrol, juga sedikit ngelawak. Menurut pendapat ku dari anggota kelompok ku, aku anggap Deni sebagai orang yang membangkitkan semangat, Yega sebagai yang paling banyak tingkah, dan lumayan ngocak, Galih yang cocok banget jadi pemimpin semuanya, Oni yang keliatannya pendiem padahal super ramah dan bahasa yang dipakenya santai tapi sopan, Sela yang bener-bener punya banyak ide hebat, bagus dan memikirkan ide-ide nya itu, cocok jadi detektif yang mikirnya pake logika dan cepet banget nyambung nya, sementara Aca, kuperhatiin deket banget sama Sela, mereka emang udah sahabatan banget kaya nya, tapi tetep bergaul sama yang lain juga, Aca itu lumayan banyak omong, tapi omongan nya selalu singkat padat dan tepat, gak tele tele, ga basa basi, langsung inti nya aja, jadi orang juga nyambung-nyambung aja ngobrol sama Aca, dan terahir aku, Runi yang sebenernya lebih merasa nyaman dipanggil Ran.
"Runi, kita manggil kamu Ran aja ya? Biar rada-rada seru gitu deh"kata Yega
"Oh, boleh ko, boleh. Justru emang lebih enak manggil Ran aja kali" kata ku
"Oke deh, kalo Aca dipanggil Aca atau mau diganti Caca?"
"Aca, kalo Ran kan emang dipanggil Ran dari sana nya, kalo aku Aca"
"Boleh lah, kalo Sela?"
"Cukup Sela, gausah tambah kurang"
"Heheh, lanjut, Oni. Kamu mau dipanggil Oni aja?"
"Iya dong. Nama itu punya ku, dan aku bangga mengakuinya sebagai namaku"
"Hebat, salut Ni. Kalo Galih, panggilnya apa ya?"
"Galih aja ah, jangan macem-macem kamu Yeg"
"Hehe, jangan berubah ganas dong, lanjut ke Deni aja deh"
"Kalo saya udah pasti Deni dong. Deni gitu loh, ya gak?"
"Okelah kalo beg begitu" kata Yega
"Ceilah Ga, kapan sembuhnya kamu nih?" kata Deni
Yah, gini nih, Yega itu aktif banget. Kadang suka asbun, asal bunyi, tapi Deni juga suka gitu. Cuma Yega itu beda banget sama Yega yang aku kira sebelum kenalan, aku kira dia itu pendiem, pinter, rajin, dan bertanggung jawab, eh gatau nya dia super hiperbola. Tapi ga apa-apa, kalo dia pendiem, nantinya ga bakalan seru Dygosar nya.
Tapi pokonya itulah, kita beda-beda, dan itu yang buat kita jadi lengkap, saling mengingatkan satu sama lain. Ada yang ga tau, dikasih tau sama yang tau. Punya hobi yang beda-beda jadi bisa saling menceritakan keuntungan dan kerugian dari hobi masing-masing, dan itu lebih seru dari pada ngobrolin satu hal yang udah sering banget kita denger, kita obrolin, dan kita diskusiin, meskipun awalnya itu seru banget, tapi lama-lama bosen juga lah, karena ga ada sesuatu yang baru. Bersyukurlah kamu yang punya temen-temen yang baik sama kamu.
Oke, beneran, sekarang aku jujur
part ini pendek banget
soalnya di kerjain hanya dalam satu malam, ga nyampe malah
paling 1 jam kurang lebih
jadi tolong maklumi kurang lebihnya ya
Saya juga manusia yang punya
banyak salah. Nggak sempurna
Tapi kalau mau tau kelanjutannya, jangan
menyerah, jangan putus asa, nantikan
terus kelanjutannya di "Menu Blog"
part ini pendek banget
soalnya di kerjain hanya dalam satu malam, ga nyampe malah
paling 1 jam kurang lebih
jadi tolong maklumi kurang lebihnya ya
Saya juga manusia yang punya
banyak salah. Nggak sempurna
Tapi kalau mau tau kelanjutannya, jangan
menyerah, jangan putus asa, nantikan
terus kelanjutannya di "Menu Blog"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar